Yuk Simak Strategi Semen Indonesia Pertahankan Pasar

PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) akan mengaplikasikan beberapa taktik untuk menjaga market share ditengah-tengah kepungan produsen semen baru serta masih rendahnya penyerapan semen nasional ditengah-tengah epidemi Covid-19. Perseroan akan mengutamakan pengaturan ongkos dengan batasi ekspansi tahun ini untuk menguatkan kas internal. Analis Danareksa Sekuritas Maria Renata mengutarakan,berdasar hasil tatap muka dengan manajemen Semen Indonesia tersingkap jika anak usaha perseroan, PT Semen Gresik, akan mengenalkan brand baru untuk bersaing dengan pemain baru, Hongshi Holdings (Semen Singa Merah), di Jawa Timur. Hal tersebut mempunyai tujuan membuat perlindungan brand Semen Gresik untuk brand premium di Jawa Timur serta hindari perang harga di daerah itu. Perseroan tidak punya niat untuk turunkan harga jual Semen Gresik bersamaan hadirnya semen baru di daerah itu. Berdasar data perseroan, Semen Gresik kuasai market share sebesar 75% di Jawa Timur.

Sima Juga  : harga semen

Disamping itu, perseroan tidak punya niat untuk mengakuisisi pabrik baru serta memusatkan koalisi semua group perseroan tahun ini. “Semen Indonesia tidak mempertaruhkan brand Semen Gresik untuk berkompetisi dengan pemain semen baru di Jawa Timur, Hongshi dengan mereka Singa Merah, pada harga jual bertambah rendah sekitar 15-20% dibanding Semen Gresik. Perseroan peluang memakai brand baru di bawah groupnya untuk berkompetisi dengan Hongshi, jika hal itu dibutuhkan,” catat Maria dalam penelitian paling baru. Produk Semen Indonesia. Photo: DAVID Sekarang ini, Semen Indonesia mempunyai lima brand, yakni Semen Gresik, Semen Tonasa, Semen Padang, Semen Andalas, serta Dynamix yang awalnya Holcim. Dari ke-5 merek itu, perseroan peluang mengenalkan Semen Padang di Jawa Timur untuk menghindar pengurangan market share perseroan ditengah-tengah serangan pemain baru. Semen Padang bisa menjadi semen opsi ke-2 yang akan berkompetisi langsung dengan pemain baru itu. Berkaitan kedatangan pemain baru di Jawa Timur, Hongshi akan hadapi rintangan berat sebab mereknya benar-benar baru atau belum diketahui warga. Pemain baru hadapi skema distribusi yang loyo serta hadapi rintangan berat untuk berkompetisi dengan brand semen yang telah lama beraksi di wilayah itu. Mengenai rerata harga jual bertambah seputar 2% pada semester I-2020. Sedang tingkat utilisasi pabrik perseroan capai 60-70% atau bisa lebih tinggi dibanding pemain semen kecil yang lain sekitar 40-50%. Beberapa unsur itu menggerakkan Danareksa Sekuritas untuk menjaga rekomen- dasi membeli saham SMGR dengan sasaran harga Rp 12.800. Sasaran itu mencerminkan EV/ton seputar US$ 95,8 dibanding pesaing US$ 80,3. Danareksa Sekuritas memprediksi pengurangan keuntungan bersih Semen Indonesia jadi Rp 1,62 triliun tahun ini dibanding wujudkan tahun kemarin sejumlah Rp 2,39 triliun. Penghasilan diprediksikan menurun jadi Rp 36,32 triliun dibanding pencapaian tahun 2019 sejumlah Rp 40,36 triliun. Awalnya, analis MiraeAsset Sekuritas Indonesia Mimi Halimin mengatakan, semua sentimen negatif berkaitan pemasaran semen sudah terefleksi di performa keuangan serta saham Semen Indonesia pada semester I-2020. “Kami memprediksi realisasi performa perseroan pada kuartal II-2020 rendah, tetapi akan lebih baik pada kuartal III serta IV tahun ini,” catat ia dalam penelitiannya.

READ  Ini Dia Manfaat Keramik Motif Kayu Percantik Rumahmu

Artikel Terkait :parket

Rendahnya perolehan perseroan pada semester I-2020 menggerakkan Mirae Asset Sekuritas untuk membuat revisi turun sasaran performa keuangan Semen Indonesia selama setahun ini. Prediksi penghasilan dikoreksi turun sekitar 2,5% jadi Rp 38,6 triliun. Semen Indonesia. Photo: IST Sedang keuntungan bersih diprediksikan masih berkembang tahun ini dibanding realisasi tahun 2019. Ini disokong atas berjalannya efektivitas, tetapi prediksi keuntungan bersih tahun ini dikoreksi menurun jadi Rp 2,6 triliun. Faksinya mengaku jika perseroan condong meredam pergerakan berbelanja modal tahun ini serta mengutamakan penguatan kas internal. Pengurangan berbelanja modal akan punya pengaruh pada pengurangan ekspansi ditengah-tengah keadaan pasar yang belum menentu tahun ini. Beberapa unsur itu menggerakkan Mirae Asset Sekuritas untuk meningkatkan referensi saham SMGR jadi trading buy dengan sasaran harga Rp 10.670. Sasaran itu menimbang prediksi kenaikan keuntungan bersih perseroan jadi Rp 2,59 triliun tahun ini dibanding perolehan tahun kemarin capai Rp 2,39 triliun. Sedang penghasilan diprediksikan turun dari Rp 40,36 triliun jadi Rp 38,58 triliun selama setahun ini. Awalnya, Senior Vice President of Sales Semen Indonesia Rahman Kurniawan menjelaskan, perseroan lewat unit upayanya, PT Semen Padang serta PT Jalan keluar Bangun Andalas, menyuplai keperluan semen untuk pembangunan jalan Tol Trans Sumatera. Semen yang dipasok sampai September 2020 capai 1 juta ton. Beberapa batas tol Trans Sumatera yang memakai produk semen perseroan, yakni batas Kayu Agung-Palembang- Betung selama 112 km, Kisaran-Tebing Tinggi, seksi 6 Padang-Pekanbaru, Pekanbaru- Bangkinang, Pekanbaru-Dumai selama 131,48 km, dan Sigli- Banda Aceh selama 74,2 km. Jalan tol Pekanbaru-Dumai sudah diresmikan pemakaiannya oleh Presiden Joko Widodo pada 25 September 2020. Ia menjelaskan, semen yang dipakai untuk project pembangunan jalan tol Trans Sumatera dipasok dari sarana Semen Indonesia yang paling dekat dari tempat pembangunan, perseroan mempunyai dua sarana produksi, yaitu Jalan keluar Bangun Andalas di Aceh serta Semen Padang di Sumatera Barat. Perseroan mempunyai sarana packing plant serta dermaga yang menyebar di semua Pulau Sumatera. Disamping itu, SVP Grup Head of Finance Semen Indonesia Andriano Hosny Panangian awalnya menjelaskan, Semen Indonesia merencanakan terus turunkan beban hutang serta mengoptimalkan pemasaran retail untuk jaga performa selama 2020. Ini untuk taktik dalam hadapi pelemahan konsumsi semen nasional karena epidemic Covid-19. Perseroan jalankan program efektivitas di semua baris dalam hadapi epidemi. Penghematan itu termasuk juga dari bagian bahan baku serta ongkos operasional. Dengan begitu, perseroan dapat mengurus cash flow dengan cara prudent.

READ  Agar Tak Salah Pilih, Yuk Kenali Jenis Kabel Listrik di Sekitar Kita