Ini Dia Dampak RI Impor Baja dari China Hingga Vietnam

Di pertemuan terbatas di hari ini, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengulas masalah import baja yang dilaksanakan Indonesia. Situasi ini membuat produsen baja dalam negeri terjepit.

Minimal ada lima negara penting penyuplai baja import ke Indonesia, diantaranya Vietnam.

Dalam dokumen Krakatau Steel 2020: Penguatan Industri Baja Lokal, yang diterima CNBC Indonesia, import baja 2019 datang dari China, Jepang, Korea, Taiwan, serta Vietnam. Lima negara itu menyuplai kira-kira 90% baja import ke Indonesia.

Baja tipe HSM atau Plate Mill pada 2019 impornya capai 2,1 juta ton dari 2,3 juta ton yang bisa dipenuhi lokal. Penyuplai penting tipe baja ini ialah China yang capai 700 ribu ton, Vietnam menyuplai sampai 200 ribu ton.

Untuk tipe baja CRM, ada 0,4 juta ton yang di-import dari 1,5 juta ton yang bisa dipenuhi pasar lokal. Penyuplai penting baja import ini ialah Jepang dengan volume sampai 700 ribu ton, sedang Vietnam menyuplai 100 ribu ton.

Sedang baja import tipe GIS/GAL impornya capai 0,7 juta ton dari 1,5 juta ton yang bisa dipenuhi produsen dalam negeri. Penyuplai penting baja import tipe ini ialah China serta Vietnam. Lantas ada baja bar serta section, yang import 0,6 juta ton dari 0,6 juta ton yang bisa dibuat di negeri. China menyuplai 380 ribu ton, serta Vietnam 20 ribu ton.

Biasanya baja-baja import itu tambah murah 15-35% dari produk lokal. Sangkaannya sebab ada tindakan dumping, serta kualitas tidak penuhi SNI.

Keseluruhannya kenaikan import baja di Indonesia tiap tahun dalam trend bertambah, pada 2015 import baja masih 5,2 juta ton, lantas pada 2019 tembus 6,9 juta ton. Import baja yang deras ini berefek di tingkat pendayagunaan kemampuan dipasang produksi (utilisasi) beberapa pabrik baja di negeri yang rendah. Serta efeknya pada penutupan pabrik.

Catatan The Indonesian Iron and Steel Industry Association (IISIA) ada faktor-faktor mengakibatkan derasnya masuk baja import

Pertama, Permendag No. 110 tahun 2018 mengenai ketetapan import besi baja serta baja tutorial serta produk turunannya, yang awalnya ditata pada Permendag No 22 tahun 2018, yang mengakibatkan penghilangan alasan tehnis sebelum import baja. Ini mengakibatkan import baja makin gampang serta tidak ada skema kontrol izin import.

READ  Ini Dia Kelebihan Pondasi Cakar Ayam Asli Indonesia

Ke-2, praktek hindari khususnya dalam import baja, diantaranya praktek peralihan pos biaya import (HS Kode) baja karbon jadi gabungan. Disamping itu, baja karbon untuk konstruksi diarahkan jadi baja gabungan pada harga yang tambah murah dari baja karbon.

Harga baja gabungan import dari China benar-benar murah sebab memperoleh keunggulan tax rebate atau stimulan buat beberapa exportir sebesar 9%-13%. Negara penyuplai baja import terutamanya China terhindar dari bea masuk anti dumping 20% sebab ada perdagangan bebas ASEAC-China atau ACFTA.

Ke-3, kebijaksanaan Trump yang menyebabkan perang dagang membuat beberapa produk baja import China yang umum masuk Amerika Serikat (AS) tidak dapat masuk lagi, hingga ada peralihan pasar ke Asia Tenggara.

Ke-4, hadirnya perdagangan bebas, membuat bea masuk umum atau most favoured Nation (MFN) untuk produk baja sudah di turunkan serta sampai 0%.